Minggu, 25 Desember 2016

3 Gelar yang membuat Anda Sukses di Era Teknologi Informasi


Jika kita lihat hari ini, fenomena orang-orang Sukses sudah mulai berpindah, jika dahulu yg disebut sukses ketika bisa menjadi PNS atau Karyawan di perusahaan orang lain.

Tetapi semenjak adanya krisis moneter tahun 1998 yang memporak-porandakan perekonomian Indonesia, Prinsip Keamanan Kerja menjadi tidak berlaku lagi.

Bagi para pensiunan yang hidup di zaman percepatan teknologi hari ini, hasil kerja puluhan tahun seperti tidak berbekas, jika hanya mengandalkan Uang Pensiun yang tidak bisa melampaui inflasi riil 10-12%, apalagi jika gaya hidupnya masih seperti ketika masih bekerja.

Untuk itulah, jika pilihan Anda masih sebagai Abdi Negara atau Abdi Perusahaan karena passion Anda, maka mau tidak mau, suka tidak suka Anda harus bisa sukses, baik di kehidupan sekarang atau kehidupan ketika pensiun nantinya.

Apalagi bagi Anda yang sudah berazzam untuk hidup mandiri, lepas dari kerja rutinitas 9-5 atau ingin jadi pengusaha tangguh layaknya Abdurrahman Bin Auf.

Ada 3 Gelar yang wajib Anda miliki agar Sukses di Era Teknologi Informasi :

1. Gelar Intelektual (Formal, Non formal, Informal)

Jika Anda memilih jalur formal atau Akademis, maka syarat minimal hari ini adalah S1 (Sarjana Strata Satu).
 
 Berarti masih ada jenjang yang lebih tinggi lagi yang harus Anda tempuh, yakni S2/Magister dan S3/Doktoral.

Point pentingnya adalah bukan gelar itu sendiri yang menjadi concern-nya, tetapi peningkatan wawasan dan jaringan-nya lah yang akan meleverage diri Anda.

Selanjutnya gelar non formal, seperti kursus/pelatihan.
 
Dengan semakin dekatnya dunia tanpa batas (borderless) via internet, maka informasi yang terjadi hari ini di Amerika bisa dengan cepat kita ketahui hanya dalam hitungan detik.

Untuk mendapatkan Sertifikasi Pelatihan non formal tersebut, banyak sekali lembaga-lembaga penyelenggara di bawah koordinasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang mengeluarkan ijazah non formal, asal memenuhi persyaratan dari BNSP.

Yang terakhir adalah gelar informal, sebuah pengakuan dari masyarakat akan kapasitas keilmuwan atau kepakaran kita di tengah-tengah masyarakat.
 
Gelar informal di masyarakat ini tidak sekedar teoritis, tetapi juga meliputi aspek integritas, akhlak dan bersatunya antara kata dan perbuatan yang dilandasi semangat memperbaiki masyarakat.

Dengan ketiga gelar intelektual di atas, seyogyanya bisa merubah kehidupan diri, keluarga dan masyarakat.

2. Gelar Dagangan (Syirkah dalam sharing economy).

Jika kita ekstrak esensi dari bisnis, maka akan muncul kata dagang.
 
Jika kita ekstrak kata dagang, akan muncul kata jualan.
 
Jadi jika Anda ingin sukses hari ini, maka buka lapak atau dagangan Anda alias harus punya gelar dagangan.
 
Cuma untuk sukses, tidak melulu gelar dagangan secara offline, tetapi juga secara online.

Teknologi itu memudahkan, tetapi ingat tetap orang yang punya karakter jualanlah yang akan sukses.

Untuk jualan, maka mentalitas Direct Selling perlu Anda kembangkan, artinya penguasaan diri dan komunikasi menjadi kata kuncinya, selain produk dll.
 
Karena sekolah kehidupan terpenting selain di bangku kuliah adalah sekolah di jalan.
Anda akan bertemu dengan banyak ragam tipe manusia dan tugas Anda-lah untuk 'menaklukkan' mereka.

Setelah mengenal diri dan komunikasi, maka gelar dagangan ini dilanjutkan dengan bekerja sama dalam bentuk syirkah atau gotong royong berbasis sharing economy, agar ummat menjadi kuat.

Yang tidak kalah pentingnya dari gelar dagangan ini yakni Anda harus memahami Formula Bisnis, Melek Keuangan (financial literacy) dan Pengelolaan Keuangan (money management).

Sekali lagi, mari Tingkatkan Financial Intelligence Anda dengan Belajar dan Praktek!

3. Gelar Sajadah

Salah seorang guru saya adalah Pakar Branding, Pak Subiakto Priosoedarsono  (Pak Bi).  

Beliau setiap mengambil keputusan penting selalu melakukan Manajemen Sajadah.

Artinya sebelum memutuskan sesuatu, beliau selalu berkonsultasi kepada Allah SWT lewat shalat.

Maka hal paling penting yang sangat menentukan seseorang itu bisa sukses apa tidak adalah seberapa dekat dia dengan Sang Maha Pencipta.

Dan sedekat-dekatnya hamba dengan TuhanNya adalah ketika sujud dalam shalat.

Gelar Sajadah dalam Manajemen Sajadah inilah yang menjadi kekuatan kita dalam sebuah lompatan kesuksesan.

Pola Quantum (lompatan) ini bukan hanya deret hitung 1,2,3 dst tetapi deret ukur 2, 4, 8, 16 dst.

Jika kita sudah dekat dengan Allah SWT, maka akan memungkinkan Anda menguasai  Teknologi Teleportasi (perpindahan tanpa jeda).

Hidup Anda akan mengalami percepataan luar biasa karena melibatkan intervensi Sang Maha Besar, Allah SWT.

Sudahkah kita memiliki ke-3 gelar di atas?


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916

#3GelarYangMembuatAndaSuksesDiEraTeknologiInformasi
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya

Jumat, 09 Desember 2016

Ironi Keuangan Sehat

Ada seorang yang membuka bisnis kebun binatang.

Di pintu masuknya, dia pasang tarif tiket Rp 30rb/orang tapi tidak ada 1 orang pun yang masuk.....

Karena beberapa lama  tidak ada pengunjung maka harga tiket pun ia  turunkan menjadi Rp 20rb dan tetap tidak 1 orang pun mau masuk....

Dikarenakan masih tidak ada juga pengunjung akhirnya ia kembali turunkan tarif tiket menjadi Rp 10rb dan tetap tidak ada pengunjung yang masuk!!

Akhirnya ditulislah pengumuman:
*"MASUK GRATIS"*
 
Kemudian banyak orang yang rebutan masuk.

Ketika pengunjung di dalam penuh, si owner ini membuka semua pintu kandang binatang buas Singa..., Harimau..., Serigala..., Ular.... & pintu keluarnya sudah dikunci!
(Lalu di pintu keluar ditulis):
*"Keluar Bayar 500rb !!"*

Banyak orang berebut bayar..

Inilah ironi kehidupan.... Ketika ditawarkan untuk memiliki keuangan yang sehat, hidup sehat, konsumsi nutrisi penunjang kesehatan (olahraga, minum air putih, konsumsi nutrisi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit) banyak orang tidak mau....

Tapi kalau sudah masuk Rumah Sakit (RS), berapapun mahalnya biaya RS, pasti akan dibayarnya untuk dapat sembuh, sekalipun harus jual aset atau berutang dan cari sumbangan kemana-mana.

Salam Sehat Keuangan

Saling mengingatkan itu baik..

Sumber : Viral Group WA


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916



#IroniKeuanganSehat
#MoslemWealth
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya


Moslem Wealth

Tujuan seorang Muslim menjadi Sejahtera dengaan harta halal yang melimpah adalah :

1. Menjalankan Sunnah untuk perjuangan ummat

Motivasi terbesar dari seorang muslim adalah Akherat.
Maka menjadi Sejahtera adalah manifestasi dari melakukan Perintah Allah SWT dan menjalankan sunnah yang Nabi Muhammad SAW contohkan.

2. Kebermanfaatan untuk Ummat, Keluarga dan Pribadi

Selain bisa mencukupi kebutuhan dasar pribadi dan keluarganya, agar tidak menjadi Ahli Tangan Dibawah, maka seorang muslim wajib menjadi sarana kebermanfaatan untuk ummat.

3. Menjadi muzakki bagi sesama

Orang yang tidak punya apa-apa tidak bisa memberikan apa-apa.
Jika kita hari ini sudah lepas dari predikat mustahik (orang yang diberi zakat), maka tugas kita adalah menjadi muzakki (orang yang memberi zakat) buat sesama.

Entah dalam skup rumah tangga, kelurahan, kecamatan kota, provinsi dan antar negara atau alam semesta.

Bagaimana dengan kita hari ini?


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916



#MoslemWealth
#MenerbangkanKeuanganKeluargaLayaknyaMerpatiPos
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya


Rabu, 07 Desember 2016

Menerbangkan Keuangan Keluarga layaknya Merpati Pos


Apa yang Anda pikirkan ketika menyebut nama Merpati Pos?

Tentu bagi Generasi X terbersit memori burung yang pintar, memiliki daya ingat yang kuat, memiliki kemampuan navigasi dan naluri alamiah yang dapat kembali ke sarang meskipun sudah pergi dengan jarak yang jauh dan waktu yang lama.

Apa point penting dari Pengelolaan Keuangan ala Merpati Pos di atas?

Mari kita bahas satu per satu sembari menyeruput Teh atau Kopi yang terhidang di meja makan Anda.

1. Daya ingat yang kuat
Jika Merpati Pos memiliki daya ingat yang kuat dalam menjalankan aktivitasnya, kita sebagai manusia tentulah Tahu-Paham-Sadar dari mana dan akan kemana aliran uang kita (cash flow/arus kas).

Seekor merpati, tahu dari mana surat tersebut berasal, akan kemana surat tersebut di kirim dan tentu tahu jalan pulang dimana asalnya.

Keluarga yang bisa menerbangkan keuangan keluarganya, tahu sumber-sumber dari mana saja pemasukannya (multiple income),  akan dikemanakan uang hasil jerih payah tersebut (outcome) serta bagaimana pertanggungjawaban penggunaan uang tersebut sehingga tidak mengalami defisit atau tekor.

Jadi dengan uang masuk, uang keluar dan surplus keuangan dalam keluarga bisa menerbangkan keuangan layaknya merpati pos.
Ini saja jika kita disiplin dalam hal pengelolaan keuangan keluarga, maka kita bisa membuat dream come true.

2. Punya kemampuan navigasi
Ibarat Google Maps atau Google Earth, sang merpati pos paham jalan-jalan yang harus dilalui dengan presisi yang tinggi.

Mereka yang paham ilmu keuangan, bisa memetakan kebutuhan akan keuangan masa depannya dan mengantisipasi resiko-resiko yang akan terjadi.

Misalnya resiko tidak adanya income bulanan ketika pensiun.

Ini bisa diminimalisir dengan melakukan investasi rutin bulanan hingga menjelang pensiun agar imbal hasil dari investasi tersebut bisa menopang kehidupan keluarga kita, walau sudah tidak punya gaji/income bulanan lagi.

Dengan kemampuan navigasi tersebut, kejadian-kejadian tidak terduga bisa diantisipasi dengan elegan.

3. Menikmati setiap episode perjalanan keuangan keluarga
Pasang surutnya ekonomi keluarga adalah sebuah hal yang wajar untuk membuat kita terus bertumbuh.

Masalah-masalah keuangan yang datang silih berganti seperti tidak ada habisnya merupakan 'Jamu' kuat keuangan agar kita bisa terus berdiri di atas masalah keuangan kita.

Sehingga apapun masalah keuangan keluarga kita, kita tetap bisa menikmatinya.
Dengan menikmati hal tersebut, persoalan utang dan uang akan tetap bisa kita hadapi dengan mulut tersenyum.

Sehingga nantinya setiap episode keuangan yang terjadi akan kita tunggu dan nantikan layaknya episode Sinetron Keuangan yang BERSAMBUNG.

Selamat Menerbangkan Keuangan Keluarga Anda dengan kaidah Merpati Tak Pernah Ingkar Janji!


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916


#MenerbangkanKeuanganKeluargaLayaknyaMerpatiPos
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya

Bahagia itu MBB...

Bahagia itu sederhana :

Untuk masa lalu kita Mohon ampun atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita kerjakan dan ditutupi aib kita oleh Allah SWT.

Untuk masa sekarang kita Bersyukur dan bersabar atas apa yang terjadi hari ini.

Untuk masa depan kita Berdo'a agar selalu bisa SBB (Sejahtera, Barokah dan Bahagia).

Bagaimana dengan Anda?


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916


#Bahagia
#SwatAction
#LokomotifKeuanganKeluarga
#JalanPanjangMenujuKemerdekaanKeuangan
#LiburanHematTanpaKantongBolong
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya

Selasa, 06 Desember 2016

Big Family SWAT ACTION


Salah satu cara menikmati kebersamaan adalah dengan menyambung silaturrahim dan berbagi ilmu.

Bahkan dalam sebuah hadits populer dikatakan orang yang menyambung silaturrahim akan membuka pintu-pintu rezeki.


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916

#SwatAction
#LokomotifKeuanganKeluarga
#JalanPanjangMenujuKemerdekaanKeuangan
#LiburanHematTanpaKantongBolong
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya

Lokomotif Keuangan Keluarga


Menjadi sebuah Lokomotif walaupun kecil di rumah sendiri akan lebih baik ketimbang gerbong yang besar tetapi di rumah orang lain.

Menjadi pemain Catur Keuangan, Anda yang menentukan KUNCI & Rule of the Game-nya, akan lebih baik ketimbang orang lain yang menentukannya, apalagi Anda hanya menjadi bidak-bidak pemanis keuangan saja.

So, jadilah Lokomotif, bukan Gerbong bagi Keuangan Keluarga dan Masa Depan Anda.


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916

#LokomotifKeuanganKeluarga
#JalanPanjangMenujuKemerdekaanKeuangan
#LiburanHematTanpaKantongBolong
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya

Liburan Hemat, Liburan Manfaat



Apa yang Anda pikirkan ketika mendekati akhir tahun masehi?


Rata-rata pasti yang menjadi top of mind adalah LIBURAN (holiday).  
Tidak salah memang, apalagi jika Anda masih berstatus karyawan, dimana Anda bekerja sepanjang tahun, tentulah perlu penyegaran alias refreshing.

Hanya biasanya, ketika akhir tahun sudah bisa dipastikan waktunya, uang atau dana yang tersedia selalu tidak bisa dipastikan. Selalu defisit, alih-alih ingin menikmati liburan menyenangkan bersama keluarga, yang terjadi malah kantong jebol.

Pertanyaannya, kenapa ketika Anda ingin liburan dananya selalu membengkak?  
Karena di saat yang bersamaan, rekan-rekan kerja Anda yang lain sesama karyawan juga merencanakan hal yang sama buat keluarganya, otomatis waktu liburan menjadi 'mahal', istilah travelnya peak season.

Jika waktu liburan tidak bisa kita rubah, maka yang bisa kita rubah adalah anggaran keuangannnya. Dalam bahasa lain, kita tidak bisa merubah arah angin, yang kita bisa rubah adalah sayap keuangan rumah tangga kita.

Berikut 3 langkah liburan hemat agar liburan menjadi manfaat :

1. Rencanakan liburan (holiday plan)  
Hal mendasar dalam merencanakan liburan adalah kemana tujuan kita berlibur. Misal ke luar kota atau ke luar negeri. Berapa lama kita tinggal disana dan menginap dimana? Apakah hotel atau rumah saudara? dll.
Setelah itu tarik mundur, alat transportasi atau angkutan apa yang akan kita gunakan, apakah via laut, darat atau udara. Berapa harga tiket pulang perginya? Lalu cek ada berapa dana yang tersedia di tabungan kita?

Disini seninya liburan, membuat anggaran antara keinginan yang ideal dan kondisi kantong keuangan keluarga.
Makanya untuk sebuah perencanaan liburan, minimal direncanakan 2-3 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Adapun untuk liburan ke luar negeri, minimal 6 bulan sebelumnya, agar persiapan menjadi maksimal.

2. Ringankan dengan berbagi biaya perjalanan (holiday cost-share cost)
Jika Anda traveller pemula, maka menggunakan jasa biro perjalanan wisata tentulah menjadi pilihan realiatis.
Anda tidak perlu disibukkan dengan membuat itinerary, melakukan survei hotel dan transportasi dan persiapan lainnya yang akan sangat menyita waktu pikiran dan tenaga Anda.
Semua sudah dilayani oleh travel agent tersebut, hanya mungkin biaya yang harus Anda keluarkan akan lebih banyak ketimbang Anda berliburan secara mandiri.
Jika pilihan Anda berlibur secara mandiri maka rumus jitunya adalah share cost alias patungan.  
Berbagi resiko dan berbagi biaya, dimana dengan share cost ini Anda bisa belajar dalam mengelola keuangan, apalagi jika Anda adalah karyawan single alias belum berkeluarga.
Ini pernah kami lakukan ketika menjelajahi Jawa Timur dan Bali, dengan share cost juga biaya penginapan yang biasanya mahal jadi ringan. Ibaratnya harga backpacker kualitas hotel.
Apalagi saat ini banyak sekali promo-promo tiket perjalanan murah ala traveloka, atau hotel dan hostel/rumah pribadi disewakan yang menggunakan sistem sharing ekonomi ala air bnb. Transportasipun untuk di beberapa kota besar sudah tersedia Grab atau Gojek dll.

3. Menikmati liburan manfaat (holiday benefit)
Selain menjadi fresh kembali, maka liburan juga harus memiliki nilai manfaat atau added value.
Memperbanyak kenalan selama wisata atau mengunjungi teman FB adalah bagian dari silaturrahim yang Insya Allah selain hemat juga membuka pintu-pintu rezeki.
Jika Anda terbiasa menulis diari online via blog atau hobi fotografi, maka berliburan juga bisa menghasilkan income. Bisa menulis di blog pribadi dengan asumsi banyak yang datang, sehingga ada pengiklan di blog Anda. Atau foto-foto keren Anda bisa ditayangkan di media cetak yang tentunya setiap foto akan dihargai dalam bentuk rupiah atau dollar jika Anda mengirimkannya untuk media-media luar negeri.
Beberapa destinasi yang bisa menghasilkan manfaat adalah gunung, pantai, kota dengan mengunjungi museum, desa yang asri, kegiatan organisasi sosial, outbound dll.
Selamat menikmati liburan hemat penuh manfaat yang tidak membuat kantong kiamat!

Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916


#LiburanHematLiburanManfaat
#7LangkahCerdasMengenaliKesehatanKeuanganRumahTangga
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya


Kamis, 01 Desember 2016

7 Langkah Cerdas Mengenali Kesehatan Keuangan Rumah Tangga

1. Berapa penghasilan dan pengeluaran bulanan keluarga Anda?

2. Apakah keluarga Anda sudah menyiapkan dana darurat, minimal 3x pengeluaran bulanan?

3. Apakah keluarga Anda sudah memahami prioritas keuangan teratas, mulai dari kewajiban sosial/agama, utang, menabung/investasi dan kebutuhan rutin bulanan?

4. Sudah lepaskah keluarga Anda dari bad debt trap (jebakan utang jahat)?

5. Apakah utang konsumtif keluarga Anda sudah lunas hari ini?

6. Sudahkah keluarga Anda menghitung kekayaan bersih/net worth setiap tahun?

7. Apakah dana pendidikan, dana pensiun dan dana untuk 'ibadah Anda sudah siap dan berjalan sesuai rencana?


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916



#7LangkahCerdasMengenaliKesehatanKeuanganRumahTangga
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya