Rabu, 24 Januari 2018

Keuangan-nya Para Intelektual itu bernama Master Mind (Seri 2)

Sahabat, sekali lagi saya tekankan, jangan mau di perbudak uang, apalagi utang.

Karena hari ini, banyak sekali masyarakat kita terjebak dalam perbudakan utang, entah namanya Pinjaman berbasis Riba atau Riba modern dalam bentuk Kartu Kredit, apalagi yang jelas-jelas Rentenir penghisap darah.

Kembali ke pokok bahasan Master Mind, dengan adanya Master Mind ini, maka yang sendirian bisa bersinergi secarah berjama'ah dan ada yang mengingatkan ketika kita salah langkah.


Yang tidak kalah pentingnya, dari yang punya hanya 1 Modal (misal hanya modal tenaga atau ide saja), ketika berkumpul dalam Master Mind, Insya Allah bisa menjadi 2, 3, 4, 10, 20, 100, 1.000 Modal dst.

Intinya, dengan adanya Master Mind, maka :

1. H-PIES (Heart-Physical, Intellectual, Emotional dan Spiritual) menjadi Tanpa Batas

2. Experience (Pengalaman) dari para anggota Master Mind akan terkumpul menjadi satu, ibarat Sinar Laser yang bisa membakar benda-benda disekitarnya lebih cepat

3. Research (penelitian) dan percobaan yang dilakukan akan berbasis Spiritual, Logika dan Emosi positif sehingga menghasilkan sumber daya tanpa batas.

Apa yang akan terjadi jika kelompok Master Mind ini berkumpul :

1. Synergy/sinergi
Satu dua keahlian jika sudah bertemu, selalu ada hal baru, pengalaman baru, inspirasi baru dan topik pembicaraan baru yang bisa menghangatkan suasana hingga memunculkan ide-ide segar untuk segera di eksekusi.

Apalagi beberapa orang dengan keahlian dan kemampuan yang fantastis bersinergi.

2. Execution/eksekusi
Eksekusi yang dilakukan tanpa tapi dan menjadi tanggung jawab bersama, walau hanya ada satu atau dua orang yang menjadi motornya.

Antusias itu menular, ibarat cahaya mentari pagi yang perlahan-lahan menyinari, makin lama makin terang.

3. Money/uang
Mengumpulkan uang, bukan apa yang kita punya hari ini saja, tetapi seberapa banyak kita punya link atau jaringan yang jika ini dikonversi akan menghasilkan uang yang tidak akan ada habis-habisnya di tangan orang yang memahami makna uang dan menerapkannya di bisnis dan profesinya.

Banyak orang yang terjebak dengan melihat dirinya saja, tanpa mau melihat di luaran sana, uang itu mencari orang-orang yang menjadi magnet uang.


Cara Membuat Master Mind yang Efektif

Pernahkah kita merasa lagi jatuh cinta?

Tidak saja terhadap lawan jenis saja, tetapi terhadap Sang Pencipta kita, Alam semesta beserta isinya, dll.

Jika iya, seperti itulah ketika bertemu dalam Master Mind.

Selalu timbul Energi Baru yang akan mengaliri seluruh tubuh kita.

Ibaratnya kita lagi mengejar belahan jiwa impian kita, dimanapun dia berada, ingin selalu bersama.

Tetapi yang paling esensial dalam membentuk kelompok Master Mind adalah :

1. Keyakinan

Yakin terhadap Kekuasaan Allah SWT, Yakin terhadap kemampuan diri sendiri, Yakin terhadap Keluarga yang mendukung, Yakin terhadap keberadaan personal-personal di kelompok Master Mind kita.

Tanpa adanya keyakinan, maka tidak akan menghasilkan tujuan yang menghebatkan.

2. Keinginan

Ingin menjadi yang terbaik dan selalu tampil powerfull adalah salah satu sifat dasar manusia.

Adalah wajar, ketika dalam Forum Master Mind, kita mengusulkan Agenda Pribadi kita menjadi Agenda Bersama.

Tinggal dan caranya harus disampaikan dengan dasar argumentasi yang kuat.

3. Ketekunan

Banyak kelompok Master Mind tinggal nama, karena tidak adanya Target Jangka Panjang dan ketekunan dalam menjalaninya.

Padahal yang namanya ketekunan atau daya juang, selalu menjadi pupuk pada tujuan besar kita.

Dari ke-3 hal di atas : Keyakinan, keinginan dan Ketekunan akan berlabuh menjadi satu kekuatan tanpa batas dalam tarikan rencana dan tindakan yang menghasilkan, dalam irama visi dan misi bersama.


Teknik Fundamental Kelompok Master Mind

Biasanya dalam sebuah komunitas Master Mind, ketika ada yang punya nilai 10 (skala 1-10), biasanya juga akan ada yang punyai nilai 4 dari segi prestasi.

Misalkan jika kita lihat dalam Skala Bisnis.
Awalnya mungkin kita punya gap yang tinggi dari skala bisnis terhadap bisnis teman-teman kita, satu kelompok Master Mind.

Tetapi, jika interaksi ini terus dilanjutkan, maka tingkat atau skala bisnis kita akan merata.

Misalkan, kita punya target 20 klien premium selama 1 bulan.
Karena saling mendukung dan tukar menukar support system, otomatis gap dari 10 dan 4, makin di perkecil, hingga rata-rata kelompok di Master Mind, muncul di angka 7 atau 8.

Angka/pencapaian target angka di atas, 7 atau 8, bukan hanya milik 1 atau 2 orang saja, tetapi semuanya mendapat nilai dan penghargaan yang sama.

Bahkan jika after sales service-nya juga istimewa, sehingga jika di tinjau secara bisnis (produk, sdm, pemasaran dan keuangan dll) bagus, mudah-mudahan bisnisnya akan terus bertumbuh untuk naik kelas (scale up atau grow up).

Ibaratnya, kekuatan emosi positif ini seperti aliran air yang menuju lautan kekayaan, maka saya sangat merekomendasikan Anda untuk membentuk Kelompok Master Mind.


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder IBC/Indonesian Business Community
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916

#SpiritualFinanceDalamAsetDigita2
#SpiritualFinance
#KeuanganSpiritual
#KetenanganKeuangan
#MotivasiKeuangan
#TerapiKeuangan
#TerapiCashFlow

Selasa, 23 Januari 2018

Keuangan-nya Para Intelektual itu bernama Master Mind (Seri 1)

Sahabat, pernahkah kita punya teman, saudara dan rekan kerja atau partner bisnis yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan kita?


Jika iya, selamat, Anda sudah sudah menuju jalan yang benar dari Puncak Sukses di KARIR Anda.


Kenapa saya mengatakan Puncak Sukses Karir, karena dalam sebuah kelompok tersebut akan saling bahu membahu, tolong menolong, semangat menyemangati, dan mengisi kekosongan dengan ISI yang fantastis.

Ada yang mengatakanya Master Mind (Ahli Pikir/Think Tank), ada yang bilang Rotary atau Putaran/melingkar, ada juga yang bilang Halaqo/Liqo, ada juga yang bilang Ngeriung sembari saling nasehat menasehati dalam syukur dan sabar, atau beberapa teman menyebutnya Leader Forum alias Pertemuan Para Leader.

Apapun namanya, kelompok inilah yang bisa membuat Dunia Berubah.

Mereka bersinergi dalam semangat keserasian dan Empati, bukan sekedar simpati.

Jalinan keakraban tersebut bisa menjadikan kelompok ini sebagai Brotherhood.

Siap untuk berbagi suka dan duka serta menjadi problem solver secara bersama-sama.

Jika kita sebut itu Master Mind, istilah ini di populerkan oleh Napoleon Hill, Motivator dan Penulis Buku Legendaris Think and GROW Rich, maka yang terbayang adalah Hendry Ford dan Thomas Alva Edison, 2 orang dari 5 orang kelompok Master Mind, yang paling hebat di zamannya.

Jika kita sebut itu Liqo atau Halaqoh, maka terbayang sebuah daerah tandus di Turki yang bernama Anatolia, yang oleh Mr Erdogan dkk di sulap menjadi Kawasan Industri makmur sehingga menjadi Macan Anatolia, sebagai Pewaris Terakhir dari Imperium Utsmani.

Itu adalah salah satu bentuk dari berkumpulnya para Ahli Pikir (Master Mind).

Bagaimana dengan Indonesia?

Ada yang hanya berorientasi keduniawian dan ada juga yang berorientasi ke akhirat.

Salah satu yang muncul adalah Master Mind-nya Group Kodel yang digawangi oleh Mr Fahmi Idris dkk di era 70-an.
Dan uniknya, di setiap dasawarsa selalu muncul para Master Mind yang membuat perubahan-perubahan.

Baik itu Pribadi dan Kelompok tersebut, atau Bangsa dan Negara-nya.


Master Mind dalam Perspektif Spiritual Finance

Mengapa kita perlu Master Mind?
Paling tidak ada 2 aspek yang mempengaruhinya :

1. Aspek Psikologi (spiritual)

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari orang lain.

Untuk memahami satu sama lain, diperlukan alat yang bernama Ilmu Psikologi.


Ilmu Psikologi agar powerfull, perlu di berikan sentuhan spiritual agar tidak lepas dari fitrah sebagai hamba Allah SWT.


Ibarat sebuah Baterai yang sendirian, baterai tersebut hanya menghasilkan daya yang kecil, tetapi jika beberapa baterai dikumpulkan, akan menghasilkan daya yang besar dan berlipat ganda.

Energi Kuantum Spiritual inilah yang memiliki daya ledak terhadap berbagai persoalan kehidupan.

Sehingga, sekecil apapun bentuk Master Mind tersebut, jika dilakukan perbaikan terus menerus dan orang-orangnya Istiqomah, maka kejayaan-lah yang akan didapatkan.

2. Aspek Ekonomi (keuangan)

Tidak bisa di pungkiri jika seseorang melakukan sesuatu itu, salah satunya karena alasan ekonomis, yakni UANG.

Uang dalam Bahasa Spiritual Finance adalah IDE yang diimplementasikan dengan tidak membenturkannya dengan Aspek Spiritual itu sendiri, Logika Ilmu yang dibangun sebagai landasannya serta ikhtiar manusiawi sebagai penguat emosi manusia yang ingin mencapai target-target kehidupan.

Ada uang bersifat ideologis, tetapi ada juga uang yang bersifat pragmatis.

Bersifat ideologis, berarti tidak semata sebagai alat tukar atau alat memperkaya diri dan kelompoknya saja, tetapi bagaimana dengan uang yang dimiliki atau uang orang lain yang digunakan, bisa berdampak memakmurkan isi bumi.
Sisi sosial dan dakwah-nya lebih kental dalam membangun peradaban.

Bersifat pragmatis, berarti ketika uang tersebut digunakan hanya sebagai alat/tool's produksi dan konsumsi saja.
Tentu Konsumsi dan Produksi yang terukur dan tahu akan dikemanakan uang tersebut.

Tidak masalah kita menggunakan kedua-duanya, asal jangan di perbudak oleh uang alias menjadi Budak Utang/Debt Slavery.

Karena jika kita sudah masuk perangkap Budak Uang atau Budak Utang, maka UANG sebagai TOOL'S atau sarana akan hilang esensinya.

Bersambung ke Seri-2....


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder IBC/Indonesian Business Community
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916


#KeuangannyaParaIntelektualItBernamaMasterMindSeri1
#SpiritualFinance
#KeuanganSpiritual
#KetenanganKeuangan
#MotivasiKeuangan
#TerapiKeuangan
#TerapiCashFlow

Sabtu, 20 Januari 2018

Spiritual Finance dalam Aset Digital

"Buatlah Aset Digital Masa Depan Anda (Create Your Asset Future), hingga membuahkan Keajaiban di Zaman NOW" ~ Hari 'Soul' Putra 
Sejak Perubahan Perilaku dari Konsumen (Customer Behavior) terjadi akhir dasawarsa ini, dari offline menjadi online, suka atau tidak, jika kita ingin tetap bisa SURVIVE dan SUCCESS dalam Era NOW, maka Aset Digital (Digital Asset) adalah sebuah keniscayaan.

Apa itu Aset Digital?
Secara sederhana Aset Digital adalah segala hasil karya kita, baik berupa tulisan, audio, video, gambar-gambar olahan, program-program yang terkumpul dalam data-data yang bisa dioperasionalkan melalui alat-alat digital seperti Komputer (PC), Smartphone, Notebook, Tab dan lain sebagainya.

Dalam Perspektif Spiritual Finance, Aset Digital adalah sebuah bentuk karya (yang memasukkan materi dan non materi ke kantong kita) atau yang memberi makan kepada kita, dalam bentuk digital atau online dengan tetap memperhatikan nilai-nilai moral duniawi dan yang berdampak ke kehidupan akhirat.

Di mulai dari 'The End of Our Brand', ingin dikenal atau nantinya kita dikenal sebagai apa positioning kita di mata masyarakat?

Contohnya, jika kita menyebutkan Bung Karno, maka yang tergambarkan adalah seorang Proklamator RI, Bung Hatta, beliau adalah Bapak Koperasi Indonesia, atau Guru Bangsa Indonesia, HOS Cokroaminoto dll.

Jika kita sudah tahu 'The End of Our Brand', tinggal kita breakdown menjadi tahapan-tahapan menuju kesana, ini yang sering kita sebut sebagai Strategi dan Eksekusi.

Idealnya, masyarakatlah yang memberikan 'gelar/brand' tersebut kepada kita, misalnya Rasulullah Muhammad SAW di kenal sebagai Al Amin, karena kejujurannya, sesuatu yang Walk of the Talk dalam keseharian kehidupannya.

Tapi kabar baiknya, kita bisa menciptakan 'brand' kita sendiri sebagai salah satu pembawa kemakmuran di muka bumi.
Setelah kita memahami 'brand' kita, maka 'brand' tersebut harus kita aktifkan lewat dunia digital/online, sehingga nantinya menjadi Aset Digital (Digital Asset).

Dari sanalah kita bisa menjadikannya Arus Kas/uang masuk (cash flow) ataukah terjadinya kenaikan investasi (capital gain) terhadap Aset Digital kita.


Membangun Aset Digital

Saya sendiri membangun 'brand' sejak 2009 di dunia tanpa batas ini (Baca : Digital) melalui Blog/Web Blog www.P3KCheckUp.com dan sekarang di www.HariSoulPutra.com
 
Awalnya hanya coba-coba karena ikut teman.
Jika di tahun 2009, Blog/Web Blog saya, nilai atau valuasi-nya hanya 1jt (dari perpanjangan domain dan hosting + biaya maintenance seperti pulsa, konten dll), tetapi jika di total 9 tahun sejak web blog/blog saya di launching pertama kali, saya sudah mendapatkan cash flow berlipat-lipat akibat aktivitas saya dalam mengelola web blog atau blog tersebut.

Itu baru dari satu Aset Digital, padahal ada banyak macam dan ragam dari Aset Digital tersebut.

Berikut ini beberapa di antaranya :
1. Blog/Website/Microsite
2. Akun Social Media
3. Mobile Apps
4. Mobile Games
5. Text Messenger
6. Stickers
7. Video Company Profile
8. Video Advertisement
9. Audio/Video/E-Book dll.

Dengan kita merawat dan terus menumbuhkannya, maka ini akan menjadi Residual Income kita buat masa depan.

Berikut beberapa keuntungan jika kita punya Aset Digital, a.l :

1. 'Brand' yang terus lestari.

Salah satu cara agar orang lain tahu bahwasanya kita adalah pakar atau praktisi suatu bidang ilmu adalah dengan mengisi konten bermanfaat atau sharing ilmu yang mencerahkan secara rutin di blog/web blog kita.

Sembari kita terus mengasah keterampilan kita dengan Membaca, Menulis, Berfikir dan Mempraktekkannya di lapangan, seiring waktu berjalan konten atau isi (tulisan, gambar, video, audio dll) kita akan semakin banyak dan berbobot.

Otomatis, baik secara organik maupun non organik, 'brand' kita di 'mata' Google akan selalu menjadi sumber rujukan ketika ada yang mengetikkan di search engine terkait topik/kata kunci yang kita kuasai.

2. Aktualisasi diri yang membumi

Jika merunut hierarki tangga Maslow, maka Aktualisasi Diri baru bisa tercapai jika bab Kebutuhan sehari-hari, Keamanan dst kita sudah lampaui.

Enaknya di dunia digital, sekarangpun kita sudah bisa beraktualisasi diri tanpa hambatan berarti, asal ada Smartphone dan Pulsa-nya.

Inilah salah satu bentuk kontribusi kita buat memakmurkan bumi.

Dan aktualisasi diri adalah bentuk pencapaian tertinggi di dunia psikologi yang menjadikan kita menikmati setiap rutinitas nya untuk setiap hari bisa berbagi.

3. Jaringan persahabatan yang berdikari

Jika dahulu jaringan offline saya terbatas pada lingkungan kerja saya, misalnya lingkungan kerja di perbankan, tapi hari ini dengan semakin mudahnya kita bersosialisasi secara online, maka teman-teman dan sahabat kita bisa saja dari bidang atau keahlian berbeda dari kita.

Misalnya di Akun LinkedIn, dimana tempat ngumpulnya para Professional, Entrepreneur, Employee, Investor dll dari seluruh dunia, ini sebuah jaringan pertemanan yang serius yang bisa kita monetize untuk kepentingan kita.

Sekali lagi dengan catatan kita memupuk dan memeliharanya.

Tanpa merawatnya, aset ini akan seperti rumah tua yang semakin hari semakin rapuh di makan usia.

4. Keuangan yang memberi kenaikan kapasitas diri

Saya selalu mengatakan bahwasanya uang itu hanyalah sebuah konsekuensi dari aktivitas dan kerja kita.

Jangan mengejar uang, tapi bagaimana caranya menjadi magnet uang yang nantinya uang tersebut yang mengejar kita.

Agar menjadi Magnet Uang, buatlah Maha Karya sehingga Uang akan menempel dengan kita seperti prangko, gak mau lepas.

Tetapi ingat, setelah dapat uangnya, bagilah sebagian-nya kepada yang membutuhkan, karena di sebagian harta kita, ada hak harta orang lain.

Semakin besar kapasitas diri kita, maka semakin besar juga energi berbagi kita untuk masyarakat.

Jadi, mari kita buat Aset Digital Masa Depan kita untuk kehidupan yang lebih baik.

Hari 'Soul' Putra Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com Founder IBC/Indonesian Business Community Motivator Keuangan Indonesia 0815 1999 4916


#SpiritualFinanceDalamAsetDigital
#SpiritualFinance
#KeuanganSpiritual
#KetenanganKeuangan
#MotivasiKeuangan
#TerapiKeuangan
#TerapiCashFlow

Jumat, 19 Januari 2018

Spiritual Finance Umroh bersama Hari 'Soul' Putra

Spiritual Finance adalah Ilmu yang mempelajari tentang angka-angka yang berhubungan dengan semangat memahami dan disiplin dalam menjalankannya serta tidak melanggar etika dan prinsip-prinsip keuangan spiritual.

Parameter Spiritual Finance adalah :
1. Making money
Tenang menerimanya
2. Keeping money
Lapang ketika menyimpannya
3. Distributing money
Bahagia ketika membelanjakannya.

Apalagi ketika dibelanjakan di jalan Allah SWT, sudah dapat pahala dan jadi pembuka terkabulnya do'a-do'a..Aamiin..


Angka dalam Spiritual Finance

Salah satu Penemuan Terbesar dalam Sejarah Manusia adalah ANGKA.
Yang kita sebut www.P3KCheckUp.com, www.HariSoulPutra.com, www.IlfaTravel.com dll

Sebenarnya adalah Kumpulan Angka-angka yang dikonversikan menjadi Website/Blog berbentuk tulisan.

Bahkan Algoritma Facebook hari ini adalah kumpulan angka-angka, dimana Angka 0,1,2 hingga 9 dst yang Penemunya seorang Ilmuwan Muslim.

Sekarang bayangkan jika kita menggunakan Angka-angka Romawi I, II, III, IV, V, VI dst, pastinya akan ribet sekali.


Ibadah Umroh adalah Sebuah Panggilan dari Allah SWT, yang tidak hanya bersifat ritual semata tapi juga spiritual, dimana selain sisi syariatnya kita lakukan, juga sisi hakekat atau pemaknaannya kita dapatkan.

Jika Umroh dilihat dari Perspektif Keuangan Spiritual, maka Umroh ini akan menjadi salah satu Katalisator dalam menggapai Keberkahan Hidup.

Misalkan, kita punya uang Rp 10jt, lalu Rp 3jt nya kita Infaqkan, berarti kita kehilangan Rp 3jt.
 
Secara akunting iya, tapi tidak dari Perspektif Keuangan Spiritual.

Jika kita Bismillah saja, Tawakkal'alallah, maka kita Give more Get even more, Insya Allah, Allah SWT akan kembalikan yang lebih banyak, bahkan berlipat ganda.

Ibarat bentuk SegiEmpat Ka'bah, maka Spiritual Finance Umroh akan membedah Keuangan Jama'ah sembari beribadah Umroh dan melakukan Safar di Makkah, Madinah, Jeddah dan Istanbul, Turki dengan pendekatan :
1. Fondasi Keuangan Keluarga
2. Pilar-pilar Keuangan Keluarga
a. Bagian Kanan
b. Bagian Kiri
c. Bagian Depan
d. Bagian Belakang
3. Atap Keuangan Keluarga

Dimana nantinya, kita akan Menemukan Financial Spot atau Financial SOULution-nya yang Insya Allah akan bisa kita Implementasikan selepas kita pulang Umroh, kembali ke Tanah Air.

Wallahu'alam Bisshowab


Hari 'Soul' Putra Motivator Keuangan Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com Pembimbing Umroh Spiritual Finance

Untuk Umroh Bersama Motivator Keuangan,Please Mark on your calendar 🎯
📆 Sabtu-Senin, 21-30 April 2018 M
🏠 Madinah, Makkah, Jeddah, Istambul, Turki.

Narahubung :
Ilfa Travel www.IlfaTravel.com

Hotline  :  +62 815 1999 4916
Email      : wealthflow19@p3kcheckup.com
Website : www.P3KCheckUp.com
Supported by : WealtFlow 19 Technology


#SpiritualFinanceUmroh
#UmrohBersamaMotivatorKeuangan
#SpiritualFinance
#FinancialSOULution
#KeuanganSpiritual
#KetenanganKeuangan

Kamis, 11 Januari 2018

Eksekusi Tanpa Tapi

Banyak orang yang membuat “RESOLUSI TAHUN BARU” di hampir setiap tahun, untuk mencapai sebuah TUJUAN tertentu.

Namun sayangnya, banyak juga yang tidak mencapai Resolusi Tahun Baru tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan. 

Apa yang membuat banyak orang yang tidak berhasil mencapai GOAL yang sesuai dengan Resolusi/Goal Setting yang dibuat?

Bagaimana membuat Resolusi Tahun Baru atau biasa juga disebut GOAL SETTING yang EFEKTIF dan memiliki KEBERHASILAN yang lebih besar?

Untuk lebih jelasnya, Yuk, simak Program KBI (Komunitas Bisnis Indonesia) di Radio Bina Swara Depok dan jaringannya, bersama :

Hari 'Soul' Putra (Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com Founder IBC/Indonesian Business Community Motivator Keuangan Indonesia).

Jum'at, 12 Januari 2018 M

Pukul 10.00 Wib

Dengan Bintang Tamu : Syamsul Hatta (CEO Excellence Institute-NLP Based Leadership Center)

Yang akan dipandu oleh Host Senior Radio Bina Swara, Bu Sonaria.

http://www.binaswara.id

Atau bisa di dengar melalui 107,8 FM Depok, Jawa Barat

Download di Google Play Store :
Bina Swara FM


#EksekusiTanpaTapi
#GoalSetting
#InspirasiKeluarga
#KetenanganKeuangan
#MotivasiKeuangan
#TerapiKeuangan

Selasa, 09 Januari 2018

Membangun Bisnis itu, ya Real Cash Flow!

Sejak gelombang Distrupsi menghantam Indonesia pada beberapa tahun belakangan ini, padahal Penemu Teori Distrupsi, Profesor Clayton M. Christensen sudah menggulirkan ide ini sejak 20 tahun silam, dengan buku fenomenalnya, The Innovator’s Dilemma.

Seakan-akan dunia bisnis di Indonesia baru tersentak dan sadar dari mimpi indahnya.

Padahal pola 10 tahun ini akan terus ber-evolusi dan ber-revolusi, paling tidak 5 hingga 10 tahun ke depan, akan semakin banyak bisnis konvensional yang berguguran, baik cepat ataupun perlahan-lahan.



Mungkin bisnisnya masih ada, tapi sudah tidak menjadi raksasa lagi, apabila tidak mengikuti perkembangan zaman.


Dalam konteks Manajemen Keuangan, ada yang dinamakan :

1. Artificial Cash
 
Artificial cash atau uang tunai buatan adalah uang impian yang diciptakan dari model bisnis 'uang investasi'.



Misalkan, sebuah start up yang dibiayai oleh sebuah Venture Capitalist baru akan 'untung' di tahun ke-5, berarti selama kurun waktu 5 tahun tersebut, si venture capitalist akan terus menginjeksikan dananya.

Begitu 'value' atau yang sering di sebut Valuasi dari Start Up ini meningkat, otomatis artificial cash-nya sudah di depan mata.

Artinya, jika si venture capitalist ini ingin balik modal dan mendapakan LABA berkali lipat dari yang ditanamkannya, maka opsi jual start up menjadi keniscayaan.

Karena begitulah cara kerja artificial cash, hingga ujungnya ke pasar saham dengan IPO-nya.

2. Real Cash
 

Real cash adalah uang tunai sebenarnya yang dihasilkan dari aktivitas sales dan profit yang berujung NYATA.

Misalkan, seorang saudagar atau pedagang Kebab, yang pagi harinya membeli bahan baku, siangnya menjual kebab dan sore-nya sudah membawa UANG TUNAI.

Aktivitas inilah yang disebut membangun bisnis, entah level mikro, kecil, menengah maupun besar.



Ukuran abadinya adalah seberapa CASH di tangan (OCF), syukur-syukur bisa FREE CASH dari aktivitas operasionalnya, bukan dari Proyek Investasi (ICF) apalagi dari proyek utang (FCF).

Dengan Cash di tangan inilah yang mentenagai bisnis agar Profitable dan Sustainable.

Tanpa itu, bisnis akan terjebak Bisnis Impian, baik bagi para Founder-nya atau para Investor-nya.

Maka dari itu, setiap mulai Membangun Bisnis, pastikan Kontrol Cash Flow di tangan Anda!

Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder IBC/Indonesian Business Community
Motivator Keuangan Indonesia



#MembangunBisnisItuYaRealCash
#FundamentalBisnis
#SpiritualFinance
#KetenanganKeuangan
#MotivasiKeuangan
#TerapiKeuangan



_______________________________
Note :

Workshop “Business Fundamental”  Depok akan jadi Pembuka tahun 2018.


Mark on your calendar 🎯
📆 Kamis, 11 & 25 Januari, 8 & 22 Februari 2018 M
🕐 09.00 Wib - 12.00 Wib
🏠 Perkantoran Apartemen Taman Melati Lt. 5
Jl. Margonda Raya No. 525 A (samping Tugu Selamat Datang), Kota Depok.

Investasi Rp 650.000 per sesi

Atau Dapat HADIAH menjadi Rp 2.300.000 untuk 4x Pertemuan.

DAFTARKAN DIRI ANDA
Untuk Pendaftaran dan Info lainnya:

📞 : Narahubung :
Bu Tunjung 0812 9100 1570.

Hotline  :  +62 815 1999 4916
Email      : wealthflow19@p3kcheckup.com 
Website : www.P3KCheckUp.com