Rabu, 15 Februari 2017

7 Pendekar RajaWali

"Yang lebih penting bukan ukuran besarnya perusahaan yang akan dibentuk, melainkan bagaimana perusahaan itu akan dijalankan, siapa yang akan menjalankan, apa pengalaman orang yang akan menjalankan, bagaimana selama ini dia menjalani hidupnya/Mabit-Safar-Muamalah"


Ada 7 Pendekar RajaWali, ketika mereka baru menyelesaikan masa belajarnya di sebuah pegunungan terpencil, lalu mereka hidup dan bekerja di kota.

Sembari bekerja di beberapa perusahaan top dunia, mereka kerap berkumpul untuk saling berbagi dan bertukar pengalaman di tempat kerja serta latihan jurus beladiri agar tetap gesit dan berstamina prima.

Pada suatu hari, mereka melahirkan gagasan yang luar biasa. 

Salah satu dari mereka meninggalkan pekerjaannya sebagai Sales Manager, lalu membentuk sebuah Usaha Dagang dengan Modal Arisan dari 6 Pendekar RajaWali yang terus bekerja.
Setiap anggota mengeluarkan 15% modal, kecuali si mantan Sales Manager yang mengeluarkan 100% modal.

Besarnya saham di tentukan masing-masing 10% kecuali mantan Sales Manager yang mendapatkan 40% saham.

Sang mantan Sales Manager mendapatkan gaji di perusahaan baru ini sebesar 70%, lebih kecil 30% dari gaji sebelumnnya.

Usaha dagang itu kemudian melangkah mantap dan meraih keuntungan pada tahun kedua.
Sebelum meraih keuntungan di tahun kedua, perusahaan pertama ini tentu harus melewati DVT/Death Valley Trap alias Jurang dari Lembah Kematian.

Ketika masa-masa DVT, seluruh biaya-biaya yang menyangkut keluarga Pendekar Pertama menjadi tanggungan 6 Pendekar lainnya, agar Pendekar Pertama tetap Fokus dan Konsentrasi pada usaha dagangnya.
Walau begitu, Keluarga Pendekar Pertama ini tetap memiliki Prinsip : Hidup Semurah Mungkin.

Setelah itu mereka, 7 Pendekar RajaWali ini, memutuskan sudah waktunya mereka membentuk perusahaan kedua dengan menunjuk teman berikutnya untuk membentuk sebuah perusahaan bahan kimia bagi kebutuhan industri tekstil. 

Pada saat itu, teman yang satu ini menduduki jabatan R&D di sebuah perusahaan asing.
Kesepakatannya sama dengan sebelumnya, yaitu sang mantan R&D menerima saham sebesar 40% dan gaji sebesar 70% dari gaji sebelumnya.

Dengan pengalaman 4 tahun di R&D perusahaan asing itu, dia dapat mencampurkan beberapa bahan kimia yang mudah ditemukan di pasar menjadi sebuah bahan kimia campuran yang dapat di jual ke beberapa perusahaan tekstil.

Dua tahun berikutnya, Pendekar RajaWali ketiga dari tujuh pendekar RajaWali ini membentuk perusahaan ketiga.  Dan proses ini berlangsung terus menerus, begitu mengagumkan.
Setelah 20 tahun kemudian, mereka telah memiliki saham di 14 perusahaan, yang semuanya memberikan laba, dan mandiri.

Ketujuh Pendekar RajaWali itu saling memiliki, saling percaya, dan saling mendukung.
Mereka tidak hanya berkomitmen untuk Sukses di dunia saja, tetapi juga Sukses di akhirat.
Bagaimana dengan kita hari ini?


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916


(Sumber : L.Y Wiranaga, dengan sedikit perubahan)
#7PendekarRajaWali
#KarakterPengusahaSejati
#MotivasiJituJadiAhliKeuanganPribadiDanKeuangaan
#PanggilanTerakhirKeuangan
#3GelarYangMembuatAndaSuksesDiEraTeknologiInformasi
#IroniKeuanganSehat
#MoslemWealth
#BagiHasilDiWarungMakanPadang
#3ProfesiPilihanParaNabi
#KunciKayaDariAntiTesisHukumParkinson
#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya