Sabtu, 12 November 2016

Rezeki Kecil Cukup, REZEKI BESAR Tambah Cukup


Ada sebuah fenomena di masyarakat bahwasanya banyak orang kaya yang takut miskin, bahkan di kalangan pengusaha batu bara ketika mereka hanya punya uang di tangan 1 M, mereka merasa hidupnya miskin sekali.
 
Sementara orang miskin tidak takut kaya, hanya mereka tidak pernah naik kelas dikarenakan persoalan mentalitas yang membelenggu mereka selama ini.

Jika ada pertanyaan, mana yang Anda akan pilih, biar kecil yang penting BERKAH atau biar besar asalkan berkah?
Tentu yang terakhir bukan, agar semakin kaya dan sejahtera Insya Allah semakin bertaqwa.
Aamiin..

Nantinya orang terdorong untuk menjadi kaya dan sejahtera dan setelah kaya serta sejahtera tersebut, tidak menjadi terikat oleh kekayaannya dikarenakan mereka suka bersedeqah atau beramal.

Hartanya Insya Allah menjadi saluran keberkahan bagi orang lain dan mereka Tahu-Paham-Sadar untuk mendayagunakannya.

Orang yang suka bersedeqah/beramal tersebut tidak akan menumpuk kekayaannya, karena mereka sadar di dalam harta mereka ada haknya orang lain.

Insya Allah keberkahan akan melingkupi negeri ini jika semua orang melaksanakannya, tentunya selagi tidak melanggar larangan dari  Allah SWT, misalkan tidak menggunakan riba dalam aktivitas bisnis dan kehidupannya.

Adapun keberkahan secara finansial meliputi dua aspek penting, yakni :

1. Aspek sosial

Tercukupinya pemenuhan diri dan keluarga dari leher ke bawah, artinya makan cukup, sandang terpenuhi, papan layak huni, olahraga teratur dan kebutuhan fisik lainnya.

Seseorang baik sebagai karyawan, pekerja mandiri, pebisnis ataupun sebagai investor dll mampu memerdekakan diri dan keluarganya dari kebutuhan-kebutuhan dunia tanpa adanya sebuah ikatan.

Dalam bahasa Hadits dikatakan, cukup letakkan dunia dan seluruh isinya di tangan, bukan di hati.

2. Aspek spiritual

Tercukupinya pemenuhan diri dari leher ke atas, artinya kecukupan intelektual, mental, emosional dan spiritual (Spirit dan Ritual) dengan nyaman.

Anda bisa dengan nyaman beribadah tanpa dihantui rasa was-was, dan ini merupakan kemerdekaan secara ruhani.

Setiap pengeluaran keuangan akan selalu memberikan manfaat sebesar-besarnya baik bagi kehidupan dunia dan akhirat. Dan tidak merasa sia-sia karena berVISIkan akhirat.
Menerima apapun kondisi dengan lapang dada. Dimana, ketika mendapatkan harta berlimpah digunakan untuk amal, tidak takut kehabisan harta dan tidak takut kehilangan.

Dalam kondisi lain, tidak lagi tergantung pada orang lain dalam menjemput rezeki, tetapi hanya bergantung kepada Allah SWT.

Bebas berbuat apa saja sesuai dengan norma keagamaan, tidak peduli apapun akibatnya terhadap rezeki, karir, bahkan kehidupan lainnya.

Dengan dua aspek inilah apapun bentuk rezekinya baik besar atau kecil selalu bersyukur dan bersabar.

Mari menjemput rezeki besar dan selalu merasa cukup!


Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder SWAT ACTION
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916



#RezekiKecilCukup
#RezekiBesarTambahCukup
#InvestasiIntan
#InvestasiInstan
#MasalahKeuangan
#BermainKaya
#QuoteKeuangan
#QuoteFinancial
#MotivasiKeuangan
#HariSoulPutra
#HarrySoulPutra
#MiskinMenengahKaya